Jumat, 28 April 2017

Tips Menggunakan Warna Netral Pada Rumah




Umumnya, karakteristik warna pada rumah memiliki tiga sifat tersendiri. Aktif, pasif serta netral. Umumnya, pemilihan warna netral adalah warna dekorasi yang mudah serta cepat untuk diadaptasikan tidak lain.

Sebut saja putih, hitam, coklat, krem, abu-abu dan sebagainya tentunya secara mudah dapat dikombinasikan dengan berbagai warna.

Namun, bagaimana bila Anda sudah menggunakan warna netral namun terasa biasa saja? Berikut adalah beberapa tips mudah menggunakan warna ini di dalam rumah ;

    Hindari Penggunaan Warna Netral Pada Ruang Tamu – Agar menimbulkan kesan yang baik dan ceria kepada para tamu yang mengunjungi rumah Anda, pastikan Anda menggunakan warna sesuai dengan karakter Anda di dalam ruang tamu. Hindari warna ini karena akan menimbulkan impresi yang biasa saja sehingga terkesan membosankan dan biasa saja;

    Kombinasikan Dengan Warna Cerah – Apapun fungsi ruangannya, bila Anda menggunakan warna netral, pastikan Anda mengombinasikannya dengan warna yang cerah dan atraktif untuk meningkatkan mood para penghuni rumah; dan,

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-708-tips-menggunakan-warna-netral-pada-rumah.html

Tips Memilih Standing Desk Dalam Rumah




Ruang kerja ataupun belajar sudah menjadi kewajiban bagi para penghuni rumah untuk sekadar mengerjakan deadline tugas dan sebagainya. Standing desk sebaiknya harus tersedia disana selain meja yang dilengkapi juga dengan sebuah kursi.

Meja yang memiliki ukuran tinggi ini dirasa cocok untuk Anda yang sering beraktivitas sembari berdiri atau sekadar dekorasi percantik ruangan.

Namun, tidak sembarang meja tersebut dapat disimpan begitu saja di dalam rumah Anda .

Kejelian, serta keselarasan tema dengan dekorasi ruangan menjadi kunci utamanya. Mudahnya, berikut adalah beberapa tips untuk memilih standing desk di dalam rumah;

    Simpan Standing Desk di Luar Ruangan Kerja – Terdengar ironis, namun sebaiknya jika Anda menggunakan meja tersebut sebagai aktivitas kerja, pastikan Anda meletakkannya dekat taman ataupun berbagai ruangan lainnya agar tidak merasa bosan jika sedang melakukan aktivitas di atas meja tersebut; dan,

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-707-tips-memilih-standing-desk-dalam-rumah.html

Satu Langkah Mudah Membersihkan Kaca

Panduan untuk Menyewakan Rumah Anda



Kalau Anda termasuk mereka yang beruntung sudah memiliki aset berupa rumah lebih dari satu dan tidak Anda tempati sendiri, maka menyewakan rumah anda tersebut dapat menjadi salah satu tambang uang Anda.

Pasalnya, kebutuhan perumahan , terutama di lokasi-lokasi prima dan strategis, semakin tinggi seiring dengan arus masuknya modal dan barang yang mendorong perekonomian negara kita.

Bagi Anda, sebagai pemilik rumah sewa, memberi iming-iming berupa fasilitas yang menarik bisa menjadi alasan kuat bagi penyewa untuk merasa betah dan akhirnya menjadi klien jangka panjang.

Sebab, dalam bisnis penyewaan rumah, lebih baik Anda memiliki satu klien yang menyewa satu rumah dalam jangka waktu panjang, ketimbang beberapa klien yang menyewa rumah dalam jangka waktu pendek.

Itu karena risiko kerusakan rumah bakal jauh lebih besar bila rumah ditempati orang-orang yang berbeda dalam kurun waktu yang pendek. Anda pun repot melakukan perbaikan dari satu klien ke klien lain.

Jadi, apa saja hal signifikan yang perlu Anda perhatikan sebelum menyewakan rumah anda? Simak saran dari Henry Nasution, pemilik beberapa rumah sewaan di kawasan Jakarta Selatan, dikutip dari readersdigest.com:

Surat Perjanjian. Hal yang pertama kali dan paling penting ditekankan adalah jangan menyewakan rumah anda tanpa membuat surat perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak.

“Lakukan konsultasi pada pengacara untuk membuat draft perjanjian,” ujar Henry.

“Walaupun awalnya mahal, tetapi draft perjanjian tersebut, kan, bisa Anda gunakan berulang-ulang, baik untuk rumah yang sama maupun rumah lain yang hendak disewakan – tentunya dimodifikasi sesuai kebutuhan.”

Peraturan-peraturan. Sertakan peraturan-peraturan yang wajib dipatuhi oleh penyewa dan cantumkan dalam surat perjanjian. Lengkapi pula dengan sanksi apabila penyewa melanggar.

“Peraturan-peraturan seperti dilarang membuat bangunan baik permanen maupun non permanen, membuat kandang hewan seperti kandang ayam, melakukan kegiatan ilegal, dan dilarang keras menyewakan rumah kepada orang lain, adalah hal-hal yang standar,” ungkap Henry.

“Pastikan penyewa memparaf masing-masing peraturan pada surat perjanjian, dan tanyakan apakah mereka memahami.

Tak ada salahnya untuk membuat semacam pengumuman yang dipasang pada pigura lalu ditempelkan di salah satu tembok rumah supaya penyewa bisa ingat peraturan-peraturan tersebut.”

Exit plan. Penjelasan mengenai rencana saat perjanjian sewa menyewa berakhir juga harus ditulis dan dijelaskan segamblang mungkin.

Hal itu termasuk sanksi pada saat penyewa terlambat membayar uang sewa, dan hak pemilik rumah sewa untuk melakukan tindakan tertentu.

Perabotan rumah tangga. Kalau Anda tidak mau repot, sebaiknya rumah tidak usah dilengkapi dengan perabotan rumah tangga.

Selain dana untuk mempersiapkannya cukup besar, tidak semua penyewa memiliki kepedulian yang sama besarnya untuk merawat perabotan yang Anda sediakan.

Namun, bila penyewa menghendakinya, buat perjanjian khusus dan sanksi terkait dengan perawatan perabotan-perabotan tersebut.

Tipe penyewa. Henry mengaku bahwa ia lebih menyukai penyewa yang merupakan sebuah keluarga dibanding penyewa non keluarga, apalagi pelajar atau mahasiswa/i. “Ada plus minusnya, sih.

Plusnya kalau keluarga, dari pengalaman saya mereka tidak terlalu ruwet dan begitu cocok akan menyewa dalam jangka waktu pendek.

Minusnya adalah kalau keluarga tersebut memiliki anak balita, karena anak-anak seumur mereka bakal suka sekali mencoreti dinding rumah,” papar Henry.

”Lakukan pula wawancara terhadap penyewa, tanyakan tempat bekerja, asal mereka, cek kelengkapan dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga – buat salinannya, dan dokumen lain yang Anda merasa perlu lihat dan miliki salinannya.”

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-705-panduan-untuk-menyewakan-rumah-anda.html

Tips Membuat Balkon Menjadi Nyaman dan Indah



Memiliki sebuah balkon baik di dalam rumah maupun apartemen tentu menjadi keunggulan tersendiri bagi para penghuninya, karena dapat berfungsi sebagai tempat santai maupun arus cahaya dan udara dari luar.

Namun, bila balkon hanya dibiarkan begitu saja tentu akan meninggalkan kesan yang tidak baik tentunya.

Bahkan tidak sedikit juga beberapa dari pemilik rumah membiarkan begitu saja tanpa memanfaatkan kegunaan ruang balkon pada hunian miliknya tersebut.

Untuk itu, berikut adalah beberapa tips membuat balkon rumah menjadi nyaman dan indah;

    Jadikan Tempat Nongkrong Seru – Bila Anda memiliki balkon yang cukup luas, jadikan tempat tersebut sebagai tempat ngobrol seru dengan keluarga maupun teman kerabat Anda. Cukup dengan menambahkan kursi serta meja kecil, lalu lapisi dengan kain yang menarik, jadikan balkon menjadi tempat hangat bagi hunian Anda;

    Simpan Bantal Khusus untuk Outdoor – Untuk menambah kenyamanan balkon Anda, pastikan Anda menambahkan beberapa bantal anti air dan sebagainya sebagai penghias ruang balkon pada rumah Anda; dan, 

4 Cara Jitu Membuat Foto Menarik dalam Iklan Rumah




Umumnya beberapa orang secara sekilas hanya memotret berbagai foto menarik rumahnya, untuk sekadar mengiklankan foto tersebut di berbagai laman iklan properti ternama .

Namun, sayangnya tidak seluruh pemilik rumah cukup baik dalam mengambil sudut yang tepat agar rumah tampak menarik di berbagai laman iklan.

Lalu bagiamana cara ampuh untuk memotret foto yang tepat pada rumah?

Berikut adalah 3 cara jitu untuk membuat foto menarik di dalam iklan rumah;

    Pastikan Tertata Rapih – Untuk mendapatkan impresi yang baik, pastikan Anda menyimpan berbagai perlengkapan rumah serta dekorasinya tertata dengan baik. Dengan hal tersebut, niscaya rumah akan tampak nyaman dan bersih;

    Pertimbangkan Sudut Kamera yang Tepat – Salah satu faktor foto yang baik adalah foto yang diambil dari sudut yang tepat. Dengan membutuhkan sedikit kesabaran, niscaya foto pun akan terlihat menarik bila diambil dari sudut yang menarik; dan, 

Rabu, 12 April 2017

Tips Nyaman Dalam Rumah Ketika Renovasi








Ketika rumah sedang di renovasi, kenyamanan di dalam rumah tentu akan terganggu bukan? Suara bising, debu, sulitnya gerak di dalam rumah dan sebagainya tentu akan kita alami demi mendapatkan suasana yang lebih baik dalam renovasi tersebut.

Namun, Anda jangan khawatir, terdapat berbagai cara untuk mendapatkan kenyamanan di dalam rumah di saat rumah sedang di renovasi. Apa saja renovasi tersebut? Berikut adalah tips nyaman di dalam rumah ketika renovasi;

Prioritaskan Ruang Privasi Anda – Salah satu trik dan tips cerdas dalamr renovasi rumah Anda adalah pastikan Anda merenovasi terlebih dahulu bagian ruangan privasi Anda, seperti kamar mandi serta kamar tidur;

Buat Suasana Outdoor Menyenangkan – Anda tentu saja tidak bisa berdiam lama di dalam rumah ketika renovasi berlangsung. Debu dan partikel berbahaya lainnnya tentu akan mengancam kesehatan kita.

Maka dari itu, pastikan kita membuat aktivitas di luar ruangan dengan konsep yang menyenangkan seperti memidahkan meja atau pun kursi yang berfungsi sebagai tempat diskusi ;

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-621-tips-nyaman-dalam-rumah-ketika-renovasi.html